Unsur Instrinsik Novel – Pengertian, Penjelasan disertai Contohnya


Ada yang suka baca novel? Pasti tau kan novel itu apa. Novel adalah sebuah karya sastra berupa cerita panjang tentang pengalaman seseorang dan juga orang disekelilingnya yang mempunyai sifat dan watak tertentu, novel juga bisa berupa cerita fiksi atau karangan hasil dari imajinasi seseorang.

Tapi sebelumnya, kalau kalian baca novel, kalian perhatikan tidak unsur – unsur instrinsik yang ada dalam novel tersebut? Untuk bisa menikmati membaca sebuah novel, kalian harus tau yang namanya unsur instrinsik novel tersebut. Belum tahu apa itu unsur instrinsik? Tenang saja, semua seluk beluk dan juga penjelasan tentang unsur instrinsik akan dijelaskan dalam artikel Unsur Instrinsik Novel – Pengertian, Penjelasan disertai Contohnya ini. Yuk simak baik – baik yah!

SUMBER : HTTPS://LAELITM.COM

Apa Itu Unsur Instrisik ?

Unsur instrinsik adalah beberapa unsur yang membentuk sebuah cerita atau karya sastra dari dalam. Unsur Intrinsik sangat dibutuhkan dalam cerpen (cerita pendek) ataupun novel ini, bisa dibilang unsur instrinsik adalah bahan utama dalam pembuatan novel ataupun cerpen.

Tanpa adanya unsur instrinsik di dalam sebuah karya sastra kita tidak akan bisa membuat cerpen ataupun novel, bahkan pementasan drama juga membutuhkan unsur instrinsik. Unsur intrinsik yang terdapat pada novel sendiri, meliputi tema, alur, penokohan, latar, sudut pandang, dan juga amanat. Sekarang menuju penjelasan dari masing – masing unsur instrinsik.

Unsur Instrinsik dalam Novel dan juga Contohnya

Secara umumnya unsur instrinsik novel terbagi menjadi delapan bagian yang terdapat di dalam cerpen ataupun teks drama.

Berikut ini adalah unsur unsur intriksik di dalam novel beserta dengan penjelasannya :

  1. Tema, adalah topik pokok atau gagasan utama dalam novel atau biasa disebut inti cerita. Tema ini dijadikan acuan untuk para penulis novel agar menarik para pembacanya, seperti percintaan, persehabatan, pengorbanan dan lain – lain.
  2. Alur, adalah suatu peristiwa atau proses jalannya cerita dari mulai awal cerita hingga akhir cerita. Di dalam sebuah cerita pasti selalu ada alur. Alur dibagi beberapa tahap mulai dari perkenalan, konflik, dan juga penyelesaian konflik. Adapun macam – macam alur, yaitu alur maju(dari awal – akhir cerita), mundur(Kilas balik cerita) dan campuran(dari awal sampe akhir dan ada kilas balik dalam cerita).
  3. Tokoh, merupakan karakter yang dibuat oleh penulis untuk membuat sebuah novel. Tokoh dalam novel biasanya terbagi tiga, yaitu protagonis(utama, baik), antagonis(jahat), dan tritagonis(netral).
  4. Penokohan, adalah sifat atau watak yang diberikan penulis kepada tokoh dalam novel. Misalnya, jahat, baik, sederhana, sombong, dan lain sebagianya.
  5. Latar (Setting), adalah keterangan tempat, waktu, dan suasana dalam sebuah novel.
  6. Gaya Bahasa (Majas), adalah keragaman bahasa yang digunakan oleh penulis dalam novelnya agar ceritanya menjadi lebih menarik dan memiliki ciri khas. Ada banyak sekali berbagai macam majas, contohnya gaya bahasa sindiran, perbandingan, pertentangan, serta penegasan.
  7. Sudut Pandang(Point of view), merupakan cara penulis menempatkan posisinya dalam sebuah cerita. Sudut pandang digunakan agar para pembaca bisa mengetahui bagaimana cara penulis menyampaikan ceritanya. Sudut pandang dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu sudut pandang pertama pelaku utama(aku, saya, kami), orang pertama pelaku sampingan (aku sebagai pemberi penjelasan cerita kepada pembaca), orang ketiga(dia, ia, mereka), orang ketiga serba tahu(serba tahu isi cerita dari tokoh utama), orang ketiga pengamat(tahu isi cerita, sebagai pembaca).
  8. Amanat, adalah suatu pesan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Biasanya berupa pesan moral agar pembaca bisa menjadikannya contoh atau tauladan.

Contoh Unsur Instrinsik yang Ada Dalam Sebuah Novel.

Tahu seri novel twilight karya Stephanie Meyer? Nah, kita akan bahas tentang apa saja contoh unsur instrinsik novel karya penulis cantik ini.

Sinopsis : Bella Swan adalah seorang gadis cantik namun pendiam dan suka menyendiri yang baru saja pindah dari Arizona ke sebuah desa benama Forks, untuk tinggal bersama dengan Ayahnya yang sudah lama tidak ditemuinya setelah perpisahan kedua orang tuanya.

Kehidupannya berubah ketika bertemu dengan seorang Vampir bernama Edward Cullen dan juga teman masa kecilnya Jacob Black yang merupakan seorang shape shifter.

Jika di lihat dari keseluruhan isi cerita, tema dalam novel ini adalah percintaan remaja dan juga keluarga di bumbui dengan kisah fantasi yang berhubungan dengan berbagai mitologi. Alur dari novel ini adalah campuran, karena dari awal sampai akhir cerita dan juga ada beberapa ada kilas balik dari cerita tersebut seperti masa lalu dari keluarga Cullen. Tokoh dan penokohan dari novel ini, Bella Swan sebagai tokoh utama atau protagonis (sifatnya baik, sederhana, keras kepala), Edward Cullen tokoh utama protagonis (Egois, Baik), Jacob Black sebagai tritagonis (sifatnya baik, mudah marah, posesif). Latar dalam novel ini ada berbagai macam mulai dari siang, sore, malam(waktu), Forks Rumah Bella, Hutan, Sekolah, dan lain – lain (tempat), menegangkan, menyenangkan, dan lain – lain (suasana). Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang pertama pelaku utama, karena Bella memakai ‘Aku’ untuk menceritakan kisahnya. Gaya bahasa yang digunakan sangat menarik dan beragam. Amanat yang disampaikan penulis dalam cerita ini adalah menyayangi orang lain dan dirimu sendiri.

Itulah penjelasan tentang Unsur Instrinsik Novel – Pengertian, Penjelasan disertai Contohnya. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan bagi kalian yang membacanya. Ingatlah, jika ingin membuat sebuah novel kalian harus memikirkan terlebih dahulu unsur instrinsik novel tersebut.

Artikel Lainnya :