Kemahiran berkendara juga menjadi kunci kelancaran mobil yang melahap tanjakan, terutama untuk tipe penggerak roda depan. Pengendara harus mampu menyeimbangkan ritme antara ayunan, gravitasi, dan koordinasi tangan-kaki dalam situasi menanjak.

Banyak konsumen yang khawatir mobil berpenggerak roda depan

menjadi lemah saat menanjak, terutama saat kondisi berhenti dan permukaan jalan licin. Namun, situasi seperti itu masih bisa diprediksi, jadi tidak berbahaya, misalnya mobil mundur yang membahayakan Anda dan pengguna jalan lainnya.

Pakar keselamatan berkendara Jusri Pulubuhu mengatakan untuk mengantisipasi hal tersebut pengemudi harus bisa menyesuaikan pedal gas, rem atau kopling untuk mobil manual. Jusri menyatakan bahwa semua ini harus dilakukan “halus” dengan perhitungan yang cermat.

Saat melepaskan rem parkir (rem tangan), pedal akselerator harus diinjak perlahan

. Untuk mobil manual, hal ini dilakukan dengan melepaskan pedal kopling secara perlahan sambil mengikuti momentum gerakan maju mobil.
Pilihan editor

Cara menggunakan rem tangan dengan benar di lampu merah dan saat parkir
5 penyebab alarm mobil berbunyi sendiri
Begini cara mendapatkan kondisi fairing motorsport
Inilah cara mengemudikan mobil penggerak roda depan yang menyalip menanjak
5 kunci merawat mesin injeksi agar awet

Penting untuk berjalan perlahan untuk menghindari ban depan tergelincir karena mesin akan memberikan tenaga yang terlalu besar sementara traksi ban minimal. Dalam kondisi ini mobil lebih baik merayap menanjak.

“Kalau mobil girboks manual, lepas kopling, rem tangan dan tancap gas pelan-pelan. Jadi harus pelan dan bertahap,” kata Jusri.

Jusri mengatakan, peluang ban depan selip pada mobil berpenggerak roda depan

sangat besar jika Anda menginjak pedal gas dengan cepat. Efek geser lebih besar ketika jalan licin setelah hujan atau pasir.

Tak hanya butuh banyak koordinasi, Jusri juga mengimbau agar pengendara tidak panik jika mobil tidak menanjak.

“Jadi Anda tidak hanya menginjak pedal yang kuat. Jika gerobak memiliki ban, itu akan berputar. Lakukan semuanya dengan tenang, ”katanya.

Pengemudi juga didorong untuk memahami berbagai fungsi kendaraan yang dapat membantu dalam situasi menanjak, seperti: B. traction control atau hill start assist. Mengetahui cara menggunakan fitur tersebut akan membantu Anda mendaki dengan lancar.

Mobil penggerak roda depan secara inheren lebih lemah daripada mobil penggerak roda belakang saat menanjak. Ini karena kedua ban depan kehilangan traksi saat bersandar, karena tidak terbebani oleh berat kendaraan yang bergerak ke belakang.

Namun, banyak tanjakan dapat diatasi jika pengemudi memahami situasi dan mengembangkan strategi yang tepat, mis. mobil.

Lihat Juga

https://www.suratkabar.id/
https://www.chip.co.id/
https://www.atursaja.com/
https://vncallcenter.com/
https://jadwalxxi.id/