Seorang non-PNS Penasihat Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, AD (39) diberhentikan. AD dipecat setelah ketahuan selingkuh dan menyiram istrinya dengan air mendidih.

“Kami baru saja mengirimkan surat kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama

(Kakanwil Kemenag) untuk memberhentikannya, meski hal itu belum terbukti di pengadilan. Hanya saja berita ini sudah viral,” kata Kepala Kementerian Kabupaten Boltim dari Agama, Ahmad Sholeh, kepada detikcom, Selasa (9/9/2020), 21/11).

Ahmad mengatakan, keputusan penghentian itu sudah sesuai mekanisme. Dia mengatakan pemecatan itu karena AD melanggar aturan.

“Keputusan Direktur Jenderal Pedoman No. 432/2016 tentang Pedoman Teknis Pengangkatan Non-PNS. Menurutnya, dasar ini akan dijadikan dasar pemecatan,” ujarnya.
Baca juga:
Penderitaan Istri Penasihat Agama yang Disiram Air Panas: Semalam Tidak Bisa Tidur

Menurutnya, guru agama harus menjadi panutan dan contoh yang baik bagi masyarakat.

“Guru agama Islam non-PNS harus berperilaku baik, berperilaku memalukan dan tidak terlibat dalam kegiatan ilegal. Sekarang yang bersangkutan telah memenuhi pemberhentiannya. Tapi kewenangan untuk memberhentikan Kanwil Sulut,” ujarnya.

Ahmad mengatakan yang bersangkutan saat ini diberhentikan dan penggantinya sedang disiapkan.

“Nanti Kanwil akan mengeluarkan tata cara. Pada saat yang sama, saya mengusulkan pengantin wanita,” katanya.

Ahmad berharap kejadian tersebut menjadi perhatian semua pihak. Menurutnya, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Baca juga:
Wanita mengungkapkan beberapa detik penasehat agama tertangkap curang – membilas air panas

“Saya berharap para guru agama, Kristen atau Muslim

, harus menjadi panutan bagi orang-orang yang mereka asuh. Karena sebagai pembina dan mengemban tugas negara untuk mencerahkan umat beragama, mereka harus menjadi panutan bagi umat beragama,” ujarnya.

Dia mengatakan pelaku telah diangkat sebagai pendidik agama Islam tahun itu.

“Surat keputusan tersebut berlaku selama 5 tahun terhitung sejak 1 Januari 2021 sampai dengan 31 Desember 2024,” pungkasnya.

LIHAT JUGA :

https://nac.co.id/
https://futsalin.id/
https://evitdermaclinic.id/
https://kabarsultengbangkit.id/
https://journal-litbang-rekarta.co.id/
https://jadwalxxi.id/
https://www.greenlifestyle.or.id/
https://www.kopertis2.or.id/
https://rsddrsoebandi.id/
https://www.ktb-mitsubishimotors.co.id/
https://www.topijelajah.com/
https://mesinmilenial.com/