Dilansir dari waheedbaly.com Islam atau agama-agama lain adalah tongkat untuk membimbing orang-orang yang buta terhadap nilai-nilai moral dan norma-norma agama yang berlanjut di masyarakat. Memiliki agama, seseorang akan selalu berada di jalur kebaikan dan kebenaran yang dapat bermanfaat bagi diri sendiri atau orang lain dalam kehidupan sosial. Agama adalah segalanya bagi kehidupan manusia, karena agama adalah pilar semua pilar dunia yang jika tiangnya runtuh, manusia akan bingung.

Fungsi agama dalam kehidupan manusia

Berikut ini beberapa fungsi agama dalam kehidupan:

1. Sebagai alat pendidikan

Agama dapat berfungsi sebagai cara terbaik untuk mengajarkan hal-hal baik untuk kepentingan banyak pihak sesuai dengan perintah atau larangan yang harus diterapkan dan dihormati, sehingga seseorang dapat menjadi orang yang lebih baik dan selalu berada di jalur kebenaran dan kebaikan sesuai untuk ajaran dan kepercayaan masing-masing,

2. Sebagai sarana keselamatan

Agama berfungsi sebagai cara terbaik bagi penganut untuk terhubung dengan dewa-dewa mereka sehingga mereka dapat memohon dan mengharapkan keselamatan dari kejahatan yang nyata dan tidak nyata serta keselamatan dari ancaman neraka sebagai akibat dari dosa masa lalu. Seseorang yang memiliki agama karena itu memiliki Tuhan untuk berdoa, mengeluarkan uneg dan meminta keselamatan akhirat. sehingga hati bisa merasa lebih tenang dan lebih dekat dengan pencipta adalah cara untuk menenangkan hati.

3. Sebagai jembatan perdamaian dunia

Karena ajaran agama yang selalu mengutamakan untuk selalu hidup dalam perilaku yang baik, saling menghormati dan cinta dengan orang-orang dari agama yang berbeda dapat mencapai persatuan dan persatuan dan sebagai alat untuk perdamaian dunia. dunia memiliki negara dengan ideologi dan agama yang berbeda, tetapi semua negara didasarkan pada saling menghormati hak asasi manusia, saling menghormati, mengutamakan kesetaraan, tetapi tidak merusak satu sama lain, menghindari penghinaan atau penghujatan terhadap orang lain dan mereka tidak merasa benar satu sama lain, maka perdamaian dunia akan selalu tercipta sampai akhir zaman.

4. Sebagai alat untuk media sosial

Dengan umat beragama, ia akan lebih sensitif, lebih cerdas dan lebih reaktif dalam menghadapi dan menghadapi masalah sosial di masyarakat, seperti adanya kemiskinan, keadilan, kesejahteraan manusia, hak asasi manusia atau kegiatan yang berjalan di jalan ketidaktaatan untuk segera didisiplinkan dan dihancurkan sehingga perilaku tidak mengaburkan daerah sekitarnya dan tidak lagi menjebak perilaku generasi berikutnya terhadap orang berdosa.

5. Sebagai tingkat kehidupan baru

Ajaran agama selalu mengajarkan kita untuk memiliki hal-hal yang baik dan melarang manusia melakukan sesuatu yang merusak orang lain dalam bentuk apa pun. ajaran agama mampu meningkatkan kualitas kehidupan seseorang dalam bersosialisasi dan berinteraksi di tengah-tengah masyarakat. juga mampu mengubah orang atau kelompok seseorang menjadi tingkat kehidupan baru yaitu kehidupan yang lebih baik dan mencapai spiritual masing-masing.

6. Sebagai tempat berinteraksi

Pada dasarnya ajaran tentang kebaikan dan kebenaran ada di semua agama dalam bentuk apa pun di dunia. agama mengajarkan manusia untuk bersosialisasi satu sama lain atau berinteraksi dengan orang lain (agama lain). Semua ajaran agama memiliki aturan yang memungkinkan semua bentuk bisnis yang bersifat duniawi dan religius sampai kegiatan yang mereka lakukan bertentangan dengan ajaran agama dan sesuai dengan norma yang ada di masyarakat.
7. Sebagai semangat kreativitas

Ajaran agama mendorong kemandirian dan kreativitas seseorang untuk menjadi lebih baik dan lebih langsung tanpa disusupi oleh penipuan atau kejahatan yang merugikan orang lain. semangat kreativitas dapat mengundang semua orang di dunia untuk bekerja bersama untuk bekerja bersama, bekerja dan menggunakan keterampilan, minat, dan bakat untuk kemajuan bangsa dan negara.

8. Sebagai identitas pribadi

Setiap agama di dunia ini seperti identitas seseorang sebagai umat yang religius dan bukan ateisme (tanpa agama). Identitas dapat ditemukan pada kartu ID Anda, paspor dan surat-surat penting lainnya. menunjukkan bahwa kita harus menghormati agama orang lain yang sebenarnya telah diakui sebagai agama yang sah di dunia.

9. Agama juga bisa disebut sebagai ajaran filsafat

yaitu yang mengajarkan tentang sayang bagaimana berprilaku baik yang sesuai norma, moral dan aturan, perintah serta larangan yang berhubungan dengahn etika bermasyarakat. yang mendukung agar mudah tercipta krukunaan, saling menghormati dan hidup saling berdampingan tanpa mengakui agama atau tradisi.

10. Agama juga bisa disebut benteng

Dengan kata lain, sebagai benteng kekuasaan yang tidak mengenali ruang dan waktu karena memainkan peran penting dalam mempengaruhi perilaku dan sikap individu dan sosial secara individu, kalimat ini dinyatakan oleh seorang sosiolog bernama Emile Durkhien.