Dampak perang dingin – Perang dingin yang terjadi antara kedua negara adikuasa dalam kekuasaan, khususnya antara Uni Soviet dan Amerika Serikat, telah memiliki dampak yang signifikan. Pengaruh dan dampak perang dingin tidak hanya dirasakan oleh dua pihak yang berseberangan. Sumber : edin08.com

Persaingan strategis antara keduanya terjadi dengan berbagai strategi politik dan militer.

Meskipun tidak ada perbandingan antara keduanya, permusuhan kuat yang telah terjadi berdampak pada negara-negara yang terlibat di negara-negara ini.

Faktor terbesar dari perang dingin

Perang Dingin bukan hanya perang yang paling kejam dan paling sengit, tetapi juga persaingan yang semakin sengit dalam konteks kekuatan yang lebih besar dan wilayah yang lebih luas. Jadi pengaruh kekuasaan adalah strategi yang paling mendesak untuk keduanya.

Salah satunya adalah penahanan politik, yang merupakan penyebaran pernyataan yang dibuat oleh mantan presiden AS Harry Truman. Tujuannya adalah untuk membantu pasukan anti-komunis di Yunani dan Turki sekitar 1947 yang lalu.

Ini dapat diartikan untuk membatasi ruang untuk misi komunisme atau strategi kebijakan luar negeri. Bahkan Amerika Serikat telah mendirikan NATO sebagai upaya untuk mempertahankan kekuasaan yang terdiri dari Belanda, Belgia, Italia, Inggris, Kanada, Perancis, Portugal, Luksemburg, Denmark, Islandia, Norwegia, Turki dan Yunani dan daerah lainnya.

Dan seperti Uni Soviet, agresi militer pecah pada saat itu, menghalangi atau memblokir kota Berlin. Ini didasarkan pada kenyataan bahwa kota Berlin adalah kota yang dikendalikan oleh Amerika Serikat, tetapi terletak di tengah-tengah Jerman timur, sehingga tidak dapat dihubungkan ke Amerika Serikat.

Uni Soviet juga berkompetisi dengan menyatakan bahwa Warsa terdiri dari Uni Soviet, Polandia, Jerman Timur, Bulgaria, Hongaria, Cekoslowakia, dan Albania.

Dampak positif dan negatif dari perang dingin

Berbicara tentang efek perang dingin jelas berarti membahas efek perang dingin yang terjadi di antara negara adidaya ini. Dampak perang dingin adalah sebagai berikut:

Dampak negatif

Keberadaan perang dingin ini berdampak negatif. Dampak negatif yang diberikan setelah Perang Dingin meliputi:

Gejala psikologis. Munculnya gangguan psikologis seperti perebutan rasa takut disebabkan oleh masalah senjata nuklir yang masih dikembangkan oleh keduanya. Mulai dari desas-desus bahwa Uni Soviet telah menempatkan senjata nuklir yang diarahkan ke Amerika Serikat sehingga reaksi yang dipicu oleh Amerika Serikat akan membatalkan semua anggota negara-negara NATO. Tiba-tiba ini menyebabkan Uni Soviet menarik misilnya dari Kuba.

Agitasi politik. Pembangunan Tembok Berlin menyebabkan kerusuhan politik antara Jerman Barat dan Jerman Timur. Jerman Barat Liberal dan Jerman Timur Komunis. Tentu saja hal ini menyebabkan perpecahan antara keduanya ditambah keberadaan peringatan kebakaran perbatasan ketika ada transisi dari Jerman Barat ke Jerman Timur.

Dampak positif

Selain memiliki dampak negatif pada perang dingin, banyak juga yang memiliki dampak positif. Untuk dampak positifnya bisa kita lihat dari penjelasan berikut, yaitu:

Pasar bebas. Globalisasi ekonomi adalah salah satu dampak positifnya. Untuk mendapatkan pengaruh banyak investor, investasikan modalnya di negara-negara berkembang untuk meningkatkan persaingan ekonomi.

Pengembangan kekuatan militer. Konflik dan konflik telah memicu perkembangan kekuatan militer. Tujuannya adalah untuk menjaga kedaulatan timbal balik dan oleh karena itu senjata dan kekuatan militer semakin maju.

Kelahiran HAM. Dalam bidang sosial-budaya, kelahiran hak asasi manusia membuat orang semakin percaya bahwa setiap orang memiliki hak atas hak-hak mereka sehingga hak asasi manusia ditransformasikan menjadi undang-undang yang menjamin keamanan dan kebebasan hak.

Kemajuan teknologi meningkat pesat. Perkembangan pendidikan dan teknologi juga menjadi salah satu efek positif dari perang dunia untuk menjamin dan menunjukkan kekuatan siapa pun yang meluncurkan roket terbesar di langit.

Pengaruh perang dingin di negara-negara Asia

Pengaruh perang dingin tidak hanya terjadi di dua negara kuat seperti di atas. Tetapi perang dingin dapat terjadi di negara-negara ASIA dengan alasan apa pun, keserakahan dan kekuatan gila adalah faktor fundamental untuk perang dingin.

Haruskah negara tidak memiliki ideologi dan kondisi yang ditetapkan untuk kedaulatan suatu negara? Setelah perang dingin, semua manusia di bumi harus menjadi pelajaran tentang bagaimana Hiroshima dilahirkan.

Dampak ini harus menjadi pedoman bahwa ada simbol untuk melindungi kedaulatan negara sehingga tidak mengganggu kedaulatan negara lain. Pengaruh dan dampak Perang Dingin juga telah dirasakan oleh negara-negara ASIA

Ketidakstabilan politik. Federasi dan persatuan di antara bangsa-bangsa harus menjadi kekuatan untuk mempertahankan kebaikan bersama di bumi. Selain melindungi langit tanpa perang atau persaingan satu sama lain, negara ini akan tetap terlihat kuat. Karena kekuatan suatu negara terletak pada kekuatan kedaulatan yang dijaga ketat oleh rakyatnya, sambil menjaga stabilitas politik di antara bangsa-bangsa dan menjaga toleransi timbal balik antara rakyat.

Masuknya ideologi asing. Yang kedua adalah ideologi yang dengannya ideologi dasar suatu negara dibentuk atas dasar aspek psikologis, budaya dan sosial masyarakat. Ideologi Indonesia tidak dapat diadopsi oleh semua negara lain. Sebaliknya, Indonesia tidak dapat mengadopsi ideologi negara lain karena setiap negara memiliki ideologi yang berbeda.

Demikian pembahasan kita tentang materi dampak perang dingin. Baca artikel kami yang lain di bawah ini. Terima kasih telah berkunjung.