ernasepatu.co.id – Magnet dapat dibagi menjadi dua jenis tergantung pada produksinya. Pertama-tama, magnet alami yang secara alami dibentuk oleh proses alami, seperti: B. Magnet Terestrial dan Magnesiangesteine. Dua magnet buatan yang magnetnya sengaja dibuat.

Magnet buatan sendiri memiliki bentuk berbeda yang disesuaikan dengan fungsinya. Bentuk magnet adalah magnet batang, tabung (silinder), jarum, huruf U, dan tapal kuda (tapal kuda). Bahan yang dapat diubah menjadi magnet adalah bahan yang terbuat dari atom magnetik, seperti baja dan besi.

Setiap benda yang terbuat dari besi dan baja dapat digunakan dengan cara tertentu sebagai magnet. Ada tiga cara untuk membuat magnet, yaitu menggosok, aliran arus listrik dan induksi magnetik. Jadi, Anda bisa mengerti cara membuat magnet.

Produksi magnet dengan menggosok

Jika kita memiliki besi atau sepotong baja, benda itu tidak dapat menarik jarum atau benda logam kecil. Ini terjadi karena besi dan baja tidak memiliki sifat magnetik. Di mana salah satu karakteristik magnet dapat menarik benda-benda logam di dekatnya.

Salah satu cara untuk mengubah besi atau baja menjadi sifat magnetik adalah dengan menggosok. Jadi Anda bisa mengubah besi menjadi magnet.

Alat dan bahan
Magnet permanen
Batang besi
Beberapa jarum
Langkah kerja
Pegang magnet dan gosok ujung magnet di sepanjang permukaan batang besi.
Setrika scrubber dengan magnet dalam satu arah dan ulangi.
Lakukan selama sekitar lima menit.
Kemudian bawa setrika ke jarum.
Jika besi dapat menarik jarum, besi memiliki sifat magnetis.

Batang besi, yang digosok dengan magnet untuk sementara waktu, menjadi magnet. Semakin lama besi dioleskan dengan magnet, semakin lama sifat magnetik dari besi tersebut. Benda besi dapat dengan mudah berubah menjadi magnet baja.

Mengapa besi dan baja, yang digosok dengan magnet, memiliki sifat magnetis? Besi dan baja adalah bahan yang terdiri dari atom magnetik atau domain magnetik yang disebut magnet dasar. Arah dan disposisi magnet unsur dalam besi dan baja tidak teratur.

Ketika besi atau baja digosok dalam satu arah dengan magnet tetap, ini menentukan pengaturan magnet dasar pada objek yang akan diatur. Dengan demikian, jika arah magnet dasar pada besi dan baja menjadi seragam, material tersebut dapat memiliki sifat magnetik.

Buat magnet secara elektromagnetik
cara membuat magnet elektromagnetik
forum.detik.com
Apakah Anda tahu cara membuat magnet dari listrik? Kita dapat membuat magnet dengan melewatkan arus searah (DC) melalui konduktor. Catu daya yang digunakan adalah arus searah (DC).

Kita juga bisa menggantinya dengan tegangan AC. Namun, jika catu daya diganti oleh arus bolak-balik yang normal atau bertegangan tinggi, konduktor tidak dapat dimodifikasi secara magnetis.

Untuk membuat magnet dengan mengalirkan arus listrik.

Alat dan bahan
Paku besi dengan panjang 5 cm
Dua baterai dari semua ukuran (mungkin AAA, AA, C atau D)
Kabel atau kawat spiral
Beberapa jarum
gunting
Langkah kerja
Bungkus kabel kumparan di sekitar paku besi.
Tarik kedua ujung kabel koil dengan gunting.
Hubungkan kedua ujung kabel ke terminal positif dan negatif baterai.
Tutup jarum yang disiapkan dengan paku besi yang dibungkus.
Kemudian paku besi dapat menarik jarum di sebelahnya.
Magnet yang diproduksi secara elektrik ini disebut elektromagnetik. Elektromagnetisme pertama kali ditemukan pada tahun 1819 oleh Hans Christian Oersted.

Elektromagnet adalah semacam magnet sementara. Ini karena ketika listrik dimatikan, sifat magnetik material menghilang dalam beberapa detik. Jarum awalnya menempel pada ujung jatuh atau jatuh.

Kita dapat meningkatkan daya elektromagnetik dengan meningkatkan tegangan DC atau meningkatkan jumlah baterai dan meningkatkan jumlah putaran pada paku besi.

Dengan fisika, kita dapat menjelaskan bahwa kabel yang mengalir melalui arus listrik menyebabkan medan listrik dan mempengaruhi magnet unsur yang membentuk besi atau baja.

Sumber: Cara Membuat Magnet

Baca Artikel Lainnya:

Gaya Hidup Hijau

Hukum aborsi di Indonesia